BERITA TERUPDATE REAL MADRID
Jumat, 20 November 2015
Kamis, 28 Mei 2015
Rafael Benitez Belum Tahu Dirinya Dikaitkan dengan Real Madrid
Real Madrid membutuhkan pelatih baru untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang dipecat pada Senin (25/5/2015). Bersama Juergen Klopp, Benitez menjadi kandidat terkuat pengganti Ancelotti.
Akan tetapi, menurut agennya, Benitez ternyata tidak mengetahui rumor yang mengaitkan dirinya dengan Real Madrid. Benitez pun saat ini masih fokus melatih Napoli.
"Apakah Benitez akan menjadi pelatih baru Real Madrid? Tidak. Saya tidak mendengar apapun. Benitez masih pelatih Napoli," kata Garcia Quillon kepada Sky Sport Italia.
Masa depan Benitez bersama Napoli masih menjadi tanda tanya. Pada musim ini, Benitez hanya mampu membawa Napoli berada di posisi keempat Serie-A.
Cocok di La Liga Spanyol, Gareth Bale Tak Akan Pindah dari Real Madrid Musim Depan
Seperti yang telah diketahui, mantan gelandang Tottenham Hotspuritu mendapatkan berbagai kritikan atas performanya yang kurang memuaskan sepanjang musim ini bersama Los Merengues.
"Saya tidak berpikir masa depannya di Real Madrid akan berubah. Presiden (Real Madrid) berpikir banyak mengenai Gareth," ujar Coleman pada BBC Sport.
"Terkecuali Gareth ingin pergi, yang menurut saya pada hal ini, dia tidak akan pergi kemana-mana. Saya tidak berpikir dia akan pergi.Real Madrid adalah klub terbesar di planet ini," lanjut Coleman.
Coleman juga mengatakan bahwa Primera Division adalah kompetisi yang bagus untuk Bale dan tentunya akan menguntungkan juga bagi tim nasional Wales.
"Saya tahu seperti apa Liga Spanyol. Temponya berbeda. Tidak seperti Premier League yang lebih mengutamakan fisik. Pemain kami yang bermain di Premier League pasti merasakannya dari pekan ke pekan," kata Coleman.
Bale hijrah dari Spurs ke Real Madrid dengan biaya sebesar 82,72 juta poundsterling (atau sekitar Rp 1,6 triliun). Dia terikat kontrak di Santiago Bernabeu hingga tahun 2019.
Sejauh ini, Bale sudah tampil sebanyak 31 pertandingan dengan mencetak 13 gol.
Sami Khedira Selangkah Lagi Berkostum Juventus
TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Real Madrid Sami Khediratampaknya di ambang pintu masuk Juventus. Pemain Timnas Jerman itu tinggal menyelesaikan tes medis.
Dalam beberapa hari terakhir, kabar mengenai Khedira akan pindah ke Juventus Stadium berembus kencang. Disebutkan bahwa Juventus, yang telah menggondol dua gelar pada musim ini (Serie-A dan Coppa Italia), ingin menyelesaikan kesepakatan perpindahan sebelum laga final Liga Champions melawan Barcelona pada 6 Juni nanti.
Gazzetta dello Sport dan Tuttosport mengklaim pada Selasa (26/5/2015) pagi bahwa sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Kini, Khedira hanya perlu menjalani uji kesehatan sebelum resmi menjadi bagian dari Si Nyonya Besar pada musim baru.
Khedira bakal bergabung dengan status bebas transfer karena kontraknya bersama Madrid habis pada akhir musim ini. Menurut laporan, Khedira akan mendapat bayaran 4 juta euro (sekitar Rp 57,647 miliar) per musim dengan kontrak selama tiga tahun. Itu belum termasuk bonus, yang bisa saja menambah penghasilan mantan pemain VfB Stuttgart ini.
Real Madrid Ogah Beli Javier Hernandez dari Manchester United
Dengan demikian, Chicharito bakal kembali ke Old Trafford pekan ini.
Bintang berumur 26 tahun tersebut menjalani masa sulis selama dipinjamkan ke Madrid, sampai suatu ketika serangkaian cedera menyerang Gareth Bale dan Karim Benzema, yang membuka kesempatan bagi Chicharito untuk merasakan sebentar berada di tim inti.
Pemain asal Meksiko itu kemudian memanfaatkannya dengan mencetak gol-gol penting bagi Madrid, termasuk saat penentuan perempatfinal Liga Champion melawan Atletico Madrid.
Akan tetapi, Madrid rupanya belum cukup puas dan tetap tak ingin mengontraknya secara permanen.
Pemain asal Meksiko itu kemudian memanfaatkannya dengan mencetak gol-gol penting bagi Madrid, termasuk saat penentuan perempatfinal Liga Champion melawan Atletico Madrid.
Akan tetapi, Madrid rupanya belum cukup puas dan tetap tak ingin mengontraknya secara permanen.
Chicharito dipastikan kembali ke United, tetapi harapan menjadi pemain tim inti tampaknya juga tak lebih baik ketimbang ketika masih di La Liga.
Walau Louis van Gaal telah mengirim Radamel Falcao pulang ke AS Monaco, tapi tim inti di United saat ini sudah punya punya pakem dan Chicharito sangat mungkin tidak masuk dalam rencana jangka panjang sang pelatih.
Chicharito memang pernah menjadi salah satu aset terbaik United di lini serang, tapi sekarang sudah tidak lagi.
Walau Louis van Gaal telah mengirim Radamel Falcao pulang ke AS Monaco, tapi tim inti di United saat ini sudah punya punya pakem dan Chicharito sangat mungkin tidak masuk dalam rencana jangka panjang sang pelatih.
Chicharito memang pernah menjadi salah satu aset terbaik United di lini serang, tapi sekarang sudah tidak lagi.
Formasi cair 4-3-3 ala LvG sejauh ini mengandalkan striker tunggal yang diharapkan punya kemampuan terlibat lebih dalam, tidak hanya mencetak.
Jadi, bila tak masuk daftar skuat inti United musim depan, Chicharito mungkin perlu mempertimbangkan untuk hijrah lebih dekat ke rumah, yaitu ke MLS seperti Steven Gerrard dan Frank Lampard.
Jadi, bila tak masuk daftar skuat inti United musim depan, Chicharito mungkin perlu mempertimbangkan untuk hijrah lebih dekat ke rumah, yaitu ke MLS seperti Steven Gerrard dan Frank Lampard.
Florentino Perez Banyak Memecat Pelatih Real Madrid
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Florentino Perez selaku presiden klub.
Ancelotti didepak setelah mempersembahkan empat gelar untuk Los Blancos dalam dua musim.
Padahal nahkoda asal Italia tersebut masih punya sisa kontrak satu tahun.
Ini bukan pertama kalinya Perez mem-PHK seorang pelatih.
Selama 12 tahun menguasai Madrid, sang bos tercatat sudah sembilan kali melengserkan juru taktik (termasuk Ancelotti).
Ancelotti menjadi pelatih Italia kedua yang dipaksa keluar dari Santiago Bernabeu oleh Perez.
Sebelumnya ada nama Fabio Capello.
Berikut ini daftar pelatih yang dipecat semasa kepemimpinan Perez:
Vicente del Bosque (1999–2003)
Carlos Queiroz (2003–2004)
Jose Antonio Camacho (2004)
Marino Garia Remon (2004)
Vanderlei Luxemburgo (2004–2005)
Fabio Capello (2006–2007)
Bernd Schuster (2007–2008)
Manuel Pellegrini (2009–2010)
Carlo Ancelotti (May 25, 2015)
Vicente del Bosque (1999–2003)
Carlos Queiroz (2003–2004)
Jose Antonio Camacho (2004)
Marino Garia Remon (2004)
Vanderlei Luxemburgo (2004–2005)
Fabio Capello (2006–2007)
Bernd Schuster (2007–2008)
Manuel Pellegrini (2009–2010)
Carlo Ancelotti (May 25, 2015)
Ancelotti Dipecat, Modric Kecewa Berat
Liputan6.com, Madrid - Luka Modric sangat kecewa dengan pemecatan Carlo Ancelotti. Gelandang Real Madrid ini menilai Ancelotti tidak layak ditendang terlalu cepat.
Ancelotti dipecat Madrid karena pada musim 2014-2015 gagal memberikan satu gelar juara pun untuk El Real. Madrid finis di posisi dua klasemen La Liga, tersingkir di semifinal Liga Champions dan didepak Atletico Madrid di 16 besar Copa del Rey.
"Terkadang saat Anda tidak memenangkan gelar maka bukan berarti Anda tidak bagus. Ancelotti sosok yang Meski demikian pemain asal Kroasia itu yakin Los Galacticos akan kembali berjaya musim depan. Meski ia dan pemain Madrid lainnya belum tahu siapa yang akan menjadi pelatih pengganti Ancelotti.
"Jika kami tidak terlalu banyak cedera musim ini maka hasilnya akan berbeda. Yang pasti kami akan melakukan yang terbaik untuk meraih trofi musim depan," ujar Modric optimistis. sebagai pelatih dan pribadi di luar lapangan," kata Modric seperti dilansir Goal.
"Rasanya sangat tidak adil bagi pelatih atau pemain. Namun mungkin inilah kunci sukses Madrid," ujarnya menambahkan.
Ancelotti dipecat Madrid karena pada musim 2014-2015 gagal memberikan satu gelar juara pun untuk El Real. Madrid finis di posisi dua klasemen La Liga, tersingkir di semifinal Liga Champions dan didepak Atletico Madrid di 16 besar Copa del Rey.
"Terkadang saat Anda tidak memenangkan gelar maka bukan berarti Anda tidak bagus. Ancelotti sosok yang Meski demikian pemain asal Kroasia itu yakin Los Galacticos akan kembali berjaya musim depan. Meski ia dan pemain Madrid lainnya belum tahu siapa yang akan menjadi pelatih pengganti Ancelotti.
"Jika kami tidak terlalu banyak cedera musim ini maka hasilnya akan berbeda. Yang pasti kami akan melakukan yang terbaik untuk meraih trofi musim depan," ujar Modric optimistis. sebagai pelatih dan pribadi di luar lapangan," kata Modric seperti dilansir Goal.
"Rasanya sangat tidak adil bagi pelatih atau pemain. Namun mungkin inilah kunci sukses Madrid," ujarnya menambahkan.
Langganan:
Komentar (Atom)